Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Desember, 2011

biar saja….

Cintaku adalah rasa asin pada lautmu.

Matahari mengira ia bisa menguapkan aku dari engkau, mengawankanku di langit yang asing. Ia salah, tapi biar saja, aku tak mau menyalahkannya.


Cintaku adalah hara menyebati di tanah kebunmu.

Matahari mengira hanya ia yangmenumbuhkan engkau dan memekarkan bunga-bungamu. Ia salah, tapi biar saja, aku tak akan menyalahkannya.

Kau adalah dinding bata merah, aku sirih memanjatimu sesulur-sesulur. 

Kita berdua, berutang pada tanah, yang mengulurkan aku padamu [*]

[*] http://sejuta-puisi.blogspot.com/

Read Full Post »

enjoy’life! :)

………..menikmati buku-bukunya Malcolm Gladwell

…seperti menikmati senja dengannya  #eeaaaaa 😀 

ditemani secangkir teh hangat     

dan kue. nyam,,nyamm..enyaakkkk  

woww, how wonderful life ^_^

Read Full Post »

maaf……..

Allah…………………..

  Kau Rabbku, 

     Maha Mendengar atas sgala harap

     Maha Menjawab atas sgala pinta

maafkan aku yang tak bersabar ini,

maafkan aku…..maafkan aku

Read Full Post »

mom

I Love U, Mom!

tak ada kata-kata yang  begitu tepat untukmu selain kata-kata itu. ini bukan karena akan ada hari ibu, tapi sungguh perasaan cintaku padamu sangatlah besar. setiap malam adalah malam-malam kerinduanku untukmu. kau, wanita yang hebat untukku, kuat, dan tangguh. inspirasiku.

kau tahu, begitu inginku merasakan pelukanmu. hangat dan mendamaikan itu. saat aku jatuh, saat aku rapuh, saat aku terluka, saat semua orang tak ada bersamaku, saat hidup ini kurasakan tak mudah. aku menginginkan pelukanmu itu. hm, tapi itu hanyalah keinginan yang tak mungkin kudapat, bukan? kau tak ada di sisiku saat-saat kuinginkan itu. ahh…bukan aku tak menerima takdir Allah ini, bukan begitu. kusampaikan inginku ini hanyalah sebatas fitrah anak yang merindukanmu. tak pernah henti selalu kuminta agar kau mendapat tempat terbaik di sisi Allah. karenanya setiap malam-pun aku tetap merasakan hadirmu dekatku, tak pernah ku tak ingat padamu, terkadang kau memelukku dalam mimpiku hingga kurasa nyata pelukmu, hebat ya ^_^

 

pada saat usia belasanku, aku selalu bersamamu saat kau masih ada, mungkin karena bungsu. walau aku tak mengerti apa2, kau bercerita banyak akan perihnya hatimu, beratnya bebanmu, cita-citamu, impian2mu, dan aku hanyalah mendengarkan meski aku tak mengerti. dan saat kau pergi, 9.5 tahun lalu, aku masih juga tak mengerti apapun.

kini, semua masih terjaga dalam ingatanku tentang ceritamu,  cara kau mendidik, cara kau menjaga izzah suami, cara kau membangun rumah tangga, cara kau menjadi berarti untuk orang lain. semua menjadi pelajaran untukku, untuk mendidik anak-anakku, -cucumu.

Miss U so much, Mom!

semoga Allah mengampunimu, memberi tempat terbaik untukmu disisi-Nya, dan mempertemukan kita di Jannah-Nya, aminnn….

Read Full Post »